Diskominfotik Paparkan Cara Penggunaan Aplikasi GEMALA untuk Permudah Pendataan Ekonomi Kreatif dan Pengajuan HKI
Metro — Pemerintah Kota Metro terus mendorong
transformasi menuju pemerintah digital
melalui pemanfaatan teknologi dalam menghadirkan pelayanan publik yang
lebih mudah, cepat, efektif, dan terintegrasi. Salah satu langkah tersebut
diwujudkan melalui implementasi dan uji coba Aplikasi GEMALA sebagai
platform digital yang mendukung pendataan pelaku dan produk ekonomi kreatif
serta mempermudah proses pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Kota
Metro.
Implementasi dan uji coba Aplikasi GEMALA dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kota Metro dan dihadiri oleh Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Kepala Bidang Digitalisasi dan Persandian, Tim IT, serta staf Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kota Metro.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan simulasi penggunaan aplikasi secara langsung, mulai dari akses aplikasi, proses pendataan pelaku dan produk ekonomi kreatif, hingga proses pengajuan HKI melalui sistem. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari evaluasi untuk memastikan setiap fitur dapat berjalan dengan baik serta memberikan kemudahan bagi pengguna.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kota Metro menyampaikan bahwa kehadiran Aplikasi GEMALA diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif, khususnya dalam melakukan pendataan dan pengajuan HKI.
Kami berharap Aplikasi GEMALA dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif, khususnya dalam melakukan pendataan ekonomi kreatif dan pengajuan HKI. Dengan adanya layanan digital ini, proses pendataan maupun pengajuan dapat dilakukan dengan lebih mudah, cepat, dan terstruktur,” ujar Kepala Dinas.
Melalui GEMALA, pendataan pelaku ekonomi kreatif dan produk atau karya yang dihasilkan dapat dilakukan secara digital dan lebih terstruktur. Data tersebut selanjutnya dapat menjadi basis informasi bagi pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan, pemetaan potensi, penyusunan program, serta pengembangan sektor ekonomi kreatif di Kota Metro.
Selain mendukung pendataan, GEMALA juga memberikan kemudahan dalam proses pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Pelaku ekonomi kreatif dapat memanfaatkan layanan digital tersebut untuk mengajukan perlindungan terhadap karya atau produk yang dimiliki, sehingga hasil kreativitas masyarakat dapat memperoleh perlindungan dan memiliki nilai tambah.
Kepala Bidang Digitalisasi dan Persandian bersama Tim IT turut melakukan pendampingan teknis selama proses implementasi dan uji coba. Pendampingan dilakukan untuk memastikan sistem, alur layanan, serta fitur-fitur yang tersedia dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna dan perangkat daerah.
Uji coba ini sekaligus menjadi ruang evaluasi bersama untuk mendapatkan masukan dari pengguna langsung. Berbagai masukan dari Kepala Dinas, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, staf, dan Tim IT menjadi bahan penyempurnaan aplikasi agar GEMALA semakin mudah digunakan dan mampu memberikan layanan yang efektif kepada masyarakat.

Implementasi GEMALA menjadi salah satu bentuk kolaborasi antarperangkat daerah dalam mendukung terwujudnya pemerintah digital di Kota Metro, di mana pemanfaatan teknologi tidak hanya berorientasi pada digitalisasi sistem, tetapi juga pada peningkatan kualitas dan kemudahan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan adanya kolaborasi antara Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif dengan Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Metro, GEMALA diharapkan dapat menjadi salah satu inovasi digital yang mendukung pengelolaan data ekonomi kreatif sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan pengajuan HKI.
Masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif Kota Metro dapat mengakses Aplikasi GEMALA melalui laman resmi:
Melalui GEMALA, Pemerintah Kota Metro terus memperkuat langkah menuju pemerintah digital dengan menghadirkan layanan yang mudah, cepat, terstruktur, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif dan perlindungan kekayaan intelektual di Kota Metro.
Berita Terkini