Jl Tulang Bawang No 10 Imopuro Metro Pusat Kota Metro
Sekda Metro Buka Interviu Penilaian Pemerintahan Digital Tahun 2026

METRO – Pemerintah Kota Metro melaksanakan kegiatan Interviu Penilaian Pemerintahan Digital Tahun 2026 sebagai bagian dari tahapan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan digital di lingkungan Pemerintah Kota Metro. Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Metro, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Metro, Tim Asesor/Evaluator eksternal dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), serta perwakilan perangkat daerah pengampu indikator penilaian Pemerintahan Digital.

Kegiatan interviu dilaksanakan sebagai tahapan lanjutan setelah proses penilaian dokumen atau desk evaluation. Melalui kegiatan ini, Tim Asesor melakukan verifikasi dan klarifikasi secara langsung terhadap dokumen serta bukti dukung yang telah disampaikan oleh Pemerintah Kota Metro.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Metro menyampaikan bahwa transformasi digital pemerintahan merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, terpadu, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Transformasi digital pemerintahan bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan. Penilaian Indeks Pemerintahan Digital merupakan instrumen strategis untuk mengukur sejauh mana Pemerintah Kota Metro telah menerapkan tata kelola, manajemen layanan, keamanan, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik,” ujarnya.

Sekda menjelaskan, berdasarkan hasil penilaian sementara, masih terdapat sejumlah indikator yang memerlukan pendalaman, klarifikasi maupun penyempurnaan bukti dukung. Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain tata kelola pemerintahan digital, manajemen layanan digital, sumber daya manusia, kolaborasi antarperangkat daerah, perlindungan data pribadi, audit keamanan, aplikasi dan infrastruktur, keterpaduan proses bisnis, portal layanan, serta pengelolaan kepuasan pengguna layanan.

Menurutnya, hasil penilaian sementara tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Metro untuk melakukan evaluasi dan perbaikan secara menyeluruh.

“Kami memahami bahwa nilai sementara yang diperoleh saat ini belum mencerminkan capaian akhir dan masih terdapat ruang perbaikan. Namun demikian, hal ini justru menjadi momentum berharga bagi kami untuk melakukan evaluasi menyeluruh, memperbaiki dokumen pendukung, serta memperkuat komitmen dalam mempercepat transformasi digital di Kota Metro,” ungkapnya.

Sekda juga menekankan bahwa kegiatan interviu tidak semata-mata menjadi proses penilaian administratif, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai forum klarifikasi dan pembelajaran bersama bagi seluruh perangkat daerah.

Ia meminta seluruh Kepala Perangkat Daerah dan tim teknis pengampu indikator untuk menyampaikan informasi secara terbuka, jujur, dan berbasis data, termasuk terkait rencana tindak lanjut terhadap berbagai catatan dan kekurangan yang ditemukan dalam proses evaluasi.

Selain itu, seluruh perangkat daerah didorong untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, keberhasilan transformasi digital tidak dapat diwujudkan secara parsial oleh satu perangkat daerah, tetapi membutuhkan sinergi seluruh unsur pemerintahan.


“Kepada Tim Asesor, kami sangat terbuka menerima masukan, arahan, dan catatan perbaikan. Kami memohon bimbingan agar Pemerintah Kota Metro dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan digital sesuai dengan arah kebijakan nasional,” katanya.

Dalam pelaksanaan interviu, perwakilan perangkat daerah turut memberikan penjelasan dan klarifikasi sesuai dengan indikator yang menjadi tanggung jawab masing-masing. Kehadiran perangkat daerah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Metro memastikan setiap aspek penyelenggaraan pemerintahan digital dapat disampaikan secara komprehensif dan didukung dengan data serta bukti yang relevan.


Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Metro dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital, meningkatkan keterpaduan layanan, serta mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan terlaksananya interviu ini, Pemerintah Kota Metro berkomitmen untuk menindaklanjuti berbagai masukan dan hasil evaluasi sebagai bahan perbaikan penyelenggaraan Pemerintahan Digital di Kota Metro.